Saturday, March 14, 2015

Heboh ! Video Mesum "Tlogo Blitar" Beredar di YouTube

BLITAR – Warga Blitar dihebohkan dengan tayangan mesum yang beredar di dunia maya. Pelakunya ditengarai berasal dari Blitar.

Rekaman video esek-esek itu diunggah di media sosial YouTube. Penonton atau viewer-nya pun dari hari ke hari terus meningkat. Ada delapan penggalan video mesum yang beredar. Dua di antaranya bertajuk ’’Adegan Mesum Tlogo Blitar’’ dan ’’Adegan Sex Hot’’. Aktor atau pelaku video-video mesum tersebut sama. Yakni, pasangan lain jenis berusia sekitar 40 tahun.

Dikutif JPNN, adegan mesum tersebut diduga dilakukan di salah satu penginapan kelas melati. Sampai sejauh ini belum diketahui siapa yang sengaja mem-posting tayangan tersebut. Tetapi, dalam tulisan di YouTube itu diunggah nama yang tercantum dalam judul video.

Ada beberapa indikasi bahwa dua ’’bintang film’’ tersebut adalah warga Blitar. Dari judul salah satu video yang diunggah sekitar seminggu lalu, pelakunya diduga berasal dari satu desa di Kecamatan Kanigoro. Kemudian, judul video lain juga menyebutkan lokasi adegan mesum di salah satu hotel melati di Kota Blitar.

Satu tayangan video rata-rata berdurasi puluhan menit. Tetapi, ada pula yang durasinya lebih dari sejam.

Enam di antara delapan rekaman video yang diberi judul berbeda tersebut menayangkan gambar yang tidak terlalu jelas. Sementara itu, gambar dua video lain sangat jelas. Mulai adegan dua pelaku di kamar hotel, lalu dilanjutkan dengan perbincangan dalam bahasa Jawa yang menggunakan dialek Blitar. Ada pula adegan yang diawali dengan saling pijat.

Sang aktor perempuan berambut panjang itu terlihat agak malu-malu. Hingga akhirnya pasangan tersebut berhubungan suami istri dalam berbagai gaya. Melihat tayangannya, rekaman video itu diperkirakan menggunakan kamera telepon seluler (ponsel). Itu terlihat dari kualitas gambarnya. Yang merekam adalah si pemeran pria.

Rekaman, tampaknya, sudah dipersiapkan lebih detail. Kamera disembunyikan di dalam tas. Lalu, si pria mengatur teknik pengambilan gambar. Sesuai dengan data yang tercantum diYouTube, seluruh video tersebut diunggah pada 18 Februari 2015.

Pada salah satu video yang berdurasi 1 jam 16 menit 9 detik, ada tulisan dalam keterangan bahwa video visual itu diunggah H, aktris dalam video mesum tersebut. Video itu juga disertai fotonya. 

Beberapa warga di desa yang diduga asal perempuan dalam adegan mesum itu membenarkan soal adanya warga desa yang ditengarai seperti nama yang disebut dalam video itu. Namun, saat ini yang bersangkutan bepergian jauh.

"Memang di sini ada warga seperti yang ada di gambar itu. Tetapi, orangnya kayaknya sudah beberapa hari tidak terlihat. Kayaknya dia pergi ke luar Jawa,’’ kata Joko, salah seorang warga setempat.

Sementara itu, polisi belum mengetahui peredaran video mesum tersebut. Saat dikonfirmasi, Kapolres Blitar AKBP Muji Edhiyanto berjanji menelusuri lebih dulu rekaman video asusila itu. ’’Sampai saat ini, kami belum mengetahui (adanya video mesum). Kami akan cek dulu,’’ jelasnya.

Muji menambahkan, jika nanti ditemukan adanya indikasi yang mengarah ke pidana, pihaknya tidak tertutup kemungkinan melakukan tindak lanjut. Peredaran video mesum itu juga mendapat perhatian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut Juru Bicara MUI Kabupaten Blitar Jamil Mashadi, pihaknya sangat prihatin dan menyayangkan munculnya video mesum yang diduga dilakukan warga Blitar tersebut.

Dia menilai penggunggahan dan penyebaran tayangan video itu di internet sebagai perbuatan yang sangat hina. ’’(Beredarnya video) sangat disayangkan karena sangat merusak ahklak. Itu juga perbuatan sangat kotor karena menyebarkan aib orang lain,’’ tuturnya.

Jamil berharap aparat penegak hukum segera melacak dan menindak pelakunya. Para pemain yang beradegan mesum maupun pelaku yang menyebarkan video tersebut harus ditindak tegas. Menurut dia, orang yang mengunggahnya ke internet patut dihukum. Sebab, ketika tayangan itu diunggah, pengunjung dunia maya dari berbagai belahan dunia bisa melihatnya. Apalagi, video tersebut secara jelas menyebut salah satu desa dan hotel di Blitar.

 ’’Itu sudah masuk pidana karena menyebarluaskan gambar atau video porno. Baik orang lain maupun para pemain dalam video itu sendiri dengan maksud tertentu,’’ tegasnya.

Berdasarkan penelusuran Plat Merah melalui search di YouTube, Minggu (15/3/2015) ternyata judul video mesum tersebut tidak ditemukan. Kuat dugaan dudah dihapus oleh pengunggahnya.  (*JPNN)

No comments:

Post a Comment

Personil Plat Merah

Personil Plat Merah

Text Widget

Mohon Maaf !

Sehubungan Website utama kami www.platmerah.co.id
dan www.beritaplatmerah.com sedang dalam perbaikan sehingga tampilannya belum sempurna,
maka untuk sementara berita-berita ditampung di blog ini.

Terima kasih