Showing posts with label Riau. Show all posts
Showing posts with label Riau. Show all posts

Friday, April 24, 2015

FORUM KOMUNITAS PERINDO DI INHU TERBENTUK

Thursday, April 23, 2015

Janda Muda Dibunuh, Mayatnya Diperkosa

http://platmerahnews1.blogspot.in/2014/07/suami-pergoki-istrinya-sedang-indehoy.html
Riau - Nasib malang menimpa janda muda yang belakangan ini diketahui bernama Ramlah (25), ia dibunuh lalu mayatnya diperkosa oleh seorang pemuda bernama Ilham (17).

Kepolisian Resor Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, mengungkap kasus perkosaan sekaligus pembunuhan terhadap seorang janda muda tersebut, yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dan sebagian tubuh terkubur.

"Kita masih dalami apa sebenarnya motif pembunuhan ini. Untuk sementara tersangka mengaku punya hubungan dekat dengan korban," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Z. Pandra kepada wartawan, Rabu.

Ia menjelaskan, terungkapnya kasus itu berawal dari sekelompok anak-anak yang tengah asik bermain menemukan mayat wanita pada Selasa lalu (21/4). Penemuan mayat itu berlokasi di sebelah sebuah gudang di Jalan Pelabuhan Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Korban ditemukan pertama kali oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi menemukan kaki dan warga kemudian melapor ke polisi," ujar AKBP Pandra.

Menurut dia, petugas langsung menuju lokasi kejadian dan menemukan bahwa tubuh korban masih lengkap namun badan bagian atas terkubur di dalam tanah. Setelah polisi melakukan pembongkaran, lanjutnya, mayat wanita itu ternyata tanpa busana dan tangan serta lehernya terikat benang nilon. "Kita perkirakan, korban sudah dibunuh tiga hari sebelumnya," kata AKBP Pandra dikutif Rima News.

Identitas jenazah tersebut akhirnya diketahui bernama Ramlah, seorang janda berusia 25 tahun yang tinggal di sekitar tempat kejadian. Dari keterangan saksi, ia mengatakan polisi mendapat informasi bahwa korban terakhir kali sempat terlihat berjalan bersama seorang pemuda bernama Ilham.

Tidak butuh waktu lama bagi polisi untuk menangkap pemuda berusia 17 tahun yang bekerja sebagai buruh pabrik itu. AKBP Pandra menyatakan, Ilham mengakui telah membunuh Ramlah. Bahkan, tersangka juga berniat kabur dari Meranti setelah mayat korban ditemukan oleh warga.

"Ketika ditangkap, tersangka sudah bersiap-siap akan meninggal Pulau Meranti. Ini terlihat sejumlah pakaiannya telah dikemas," katanya.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, pembunuhan tersebut diduga dipicu masalah asmara. Menurut Pandra, tersangka membunuh Ramlah karena janda muda itu menolak diajak berhubungan seks. Bahkan, ia mengatakan tersangka sempat menyetubuhi Ramlah setelah korban dipastikan tewas.

Meski begitu, Pandra mengatakan kuat dugaan pelaku pembunuhan tidak hanya Ilham saja. Sebabnya, tersangka mengaku melakukan kejahatan bejat itu bersama seorang kawannya.

"Tidak hanya Ilham saja, tapi ada temannya yang sama-sama sebagai buruh harian turut serta. Kita masih buru satu pelaku lagi," katanya.**

Tuesday, March 31, 2015

Tertangkap Sedang Telanjang Bulat, Janda dan Supir Balak Mesum di Gedung LAM Pelalawan

PANGKALAN KERINCI - Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Pelalawan kembali dinodai oleh perbuatan tak terpuji. Sepanjang Sabtu (28/3) malam lalu, dua kejadian yang tak mengenakaan terjadi di gedung adat yang terletak di belakang makam pahlawan.

Setelah Polsek Pangkalan Kerinci mengamankan dua pelaku pencuri kabel tembaga pada pukul 17.00 Wib, personil Satuan Polisi Pamong (Satpol PP) Pelalawan menangkap pasangan mesum di kantor balai adat. Pasangan yang bukan suami istri itu didapati sedang berhubungan badan. Alhasil sejoli yang tengah dimabuk asmara itu diamankan personil Satpol PP ke kantor.

"Kita menangkap mereka pukul 22.00 Wib. Memang pas diamankan, keduanya sedang telanjang bulat," kata Kabid Perundang-undangan Satpol PP Pelalawan, Taswir, kepada tribun Senin (30/3)

Diketahui laki-laki berinisial L (37) merupakan supir mobil balak yang tinggal di Kilometer 5 Jalan Poros Langgam. Sedangkan perempuannya H (36) tinggal di Pekanbaru berstatus janda beranak satu. (*)

Wednesday, March 25, 2015

Gara-gara Batu Merah Delima Hilang, Gadis Di Bawah Umur Disetubuhi

Dalih Bisa Temukan Kembali Batu Merah Delima yang Hilang, M Setubuhi CY 


Plat Merah | BANGKINANG KOTA, Riau - Dengan dalih bisa menemukan kembali batu Merah Delima yang telah hilang saat dititipkan kepada korban CY (16) anak dibawah umur, pelaku M (51) malah menyetubuhi korban agar batu yang dihilang bisa ditemukan kembali. Baca juga: Gadis ini sudah 10 kali menikah, tapi masih tetap perawan (Klik Disini)

Berdasarkan informasi yang berhasil dikembangkan di Kepolisian, bahwa kisah ini berawal dari laporan orang tua korban kepada Polisi tanggal 15 Februari 2015 lalu dengan Nomor : LP/45/II/2015/Riau/Res Kampar.

Dari laporan tersebut, kejadian ini berawal pada hari Sabtu, tanggal 14 Februari 2015 lalu sekira pukul 09:00 WIB, CY korban pergi meninggalkan rumah.

Kemudian sekitar pukul 20:00 WIB, korban pun pulang menggunakan mobil Travel dan turun di Pasar Kabun.

Setelah itu, korban beserta pelaku diantar oleh Pak Suroyo ke tempat kerja orang tua korban di Desa Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Sesampainya di rumah korban, orang tua pun bertanya kepada korban dan korbanpun menjawab, bahwa korban pada tanggal 09 Januari 2015 telah disetubuhi oleh pelaku sebanyak 1 kali. Dan setelah ditanya kepada terlapor mengakui perbuatannya.

Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Kasat Reskrim AKP Herfiq Zaki saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Awal kejadiannya gara-gara tersangka menitipkan batu Merah Delima kepada CY kemudian batu tersebut hilang. Oleh CY karena batu tersebut hilang, lalu tersangka bilang ke CY bahwa batu merah delima tersebut harganya mahal sekitar Rp 320 juta rupiah," ungkap Zaki.

Disebutkan Zaki, agar supaya batu Merah Delima yang hilang tersebut bisa kembali lagi atau ketemu lagi, tersangka lalu mengatakan kepada korban yaitu "Kita harus melakukan memancing nafsu birahi berdua. Maka timbulah kejadian tersebut," pungkas Zaki.

Akibat kejadian tersebut, lalu orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Polres Kampar karena tidak terima dengan apa yang dialami oleh anaknya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, petugas dari Satuan Reserse Kriminal Polres Kampar lewat unik Pelayanan Perempuan dan Anak langsung membekuk pelaku dan diamankan di sel Mapolres Kampar.

Tersangka ini akan dikenakan UU RI Nomor 23 tahun 2012 pasal 81 Junto 82 yang telah diubah dengan UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara. @rif

Wednesday, March 18, 2015

Oknum Polisi dan Jaksa di Pekanbaru Kepergok Sedang Mesum

http://platmerahnews1.blogspot.com/2015/03/busyet-ayah-setubuhi-anak-kandungnya.html
Ilustrasi
PEKANBARU, Riau - Kasus perselingkuhan antar Instansi kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini seorang Jaksa Kejaksaan Negeri Pekanbaru berinisial RS digerebek warga dalam keadaan bugil saat sedang bermadu kasih di dalam kamar dengan seorang oknum polisi berpangkat Bripka DH yang kesehariannya berdinas di Polsek Tenayan Raya, Rabu (18/3) sore.

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK saat dikonfirmasi Riaueditor, membenarkan peristiwa tersebut.

"Penggerebekan itu dilakukan oleh istri Bripka DH didampingi Kapolsek Tenayan Raya Kompol Meilky Barata di salah satu perumahan di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya sore tadi," kata Putut, dilansir Riaueditor.

Saat dilakukan penggerebekan, lanjutnya, kedua insan bukan suami istri itu dalam keadaan bugil di dalam kamar rumah tersebut. Setelah digerebek keduanya langsung dibawa ke Mapolresta Pekanbaru guna pemeriksaan selanjutnya.

Menurut mantan Kapolres Siak ini, kasus perselingkuhan ini merupakan delik aduan dari istri Bripka DH. Sang istri melaporkan jika suaminya, selama ini telah melakukan perselingkuhan dengan wanita lain, seorang oknum Jaksa Kejari Pekanbaru yang juga telah memiliki suami. Saat ini anggota Propam masih melakukan pemeriksaan keduanya.

"Prosedurnya tentunya kita akan memeriksa perkara pidananya dulu. Kalau sudah tuntas, nantinya akan kita proses dan selanjutnya kita lanjutkan dengan sidang kode etiknya," tukas AKBP Putut.

Namun, karena ini masih delik aduan dari sang istri dan jika dalam perjalanannya keduanya melakukan perdamaian, tentu pidananya kita hentikan. Walau begitu kita tetap akan adakan tindakan disiplin kepada anggota yang melanggar.

"Apalagi perbuatan yang dilakukan oknum Bripka DH ini telah memalukan institusi Polri," tegas Putut.(dm/Riaueditor)

Tuesday, March 17, 2015

Pilkada Inhu: Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat

Plat Merah | Inhu, Riau - Setelah sebelumnya resmi mendaftar ke DPC PDI Perjuangan dan DPC Partai Nasdem, kini Drs. H. Raja Iskandar Rab, MM atau dikenal dengan sebutan Bang Iskandar oleh kalangan aktivis dan awak media ini terlihat mengambil formulir pendaftaran ke kantor DPC Gerindra Inhu di dampingi Agus Sugiono, Selasa (17/03/15).

Kemudian di ikuti kandidat lainnya, yakni Raja Firman Sah Kader Partai Gerindra, dan Tengku Razmara ketua DPC Partai Nasdem yang diwakili oleh Budi Ramlan Sekretaris DPC Nasdem.

Sementara itu pasangan Tengku Muhktaruddin dan Aminah Susilo yang sebelumnya sudah mengambil formulir pendaftaran tidak tampak hadir dan belum mengembalikan berkas formulir pendaftaran.

Ketiga kandidat Cabup dan Cawabup ini langsung mendapat pengarahan dari Marwan Ketua DPD Gerindra Provinsi Riau di dampingi Abdul Qodeer Zailani (AQJ) Ketua DPC Gerindra Inhu, Salmunjiri Ketua Tim Penjaringan dan beberapa pengurus lainnya.

Dikonfirmasi Wartawan PlatMerah, Bang Iskandar menegaskan bahwa jargon dalam sosialisasi politiknya adalah “Kebersamaan Dalam Mewujudkan Kesejahteraan” tegasnya.

Disebutkannya, “ Saya siap maju untuk memperebutkan kursi INHU SATU bergandengan dengan Agus Sugiono yang juga merupakan salah seorang tokoh primadona bagi masyarakat etnis Jawa eks Transmigrasi, asal Desa Tanah Datar,”sebutnya.

Masih sebutnya, “ Majunya saya dalam pertarungan Pilkada Inhu pada bulan Desember 2015 nanti bukan tanpa alasan, sebab sebelumnya gelombang masyarakat dari lintas etnis dan lintas profesi meminta kepada saya secara langsung agar saya berpasangan dengan Mas Agus, mantan Kepala Desa dan juga mantan anggota DPRD Inhu, priode 2009- 2014, terlebih istri Mas Agus saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPRD Inhu Fraksi PDI Perjuangan, ” sebutnya.

Selain itu, amanah dari banyak harapan masyarakat yang mengiginkan saya menjadi Bupati Inhu, merupakan motivasi bagi saya untuk mewujudkannya.

Masyarakat yang datang langsung menemui saya umumnya mengiginkan kesejahteraan dan perubahan yang nyata untuk membawa Inhu sebagai pemerintahan yang bermarwah.

Oleh karena itu, kembali saya pertegas, "Bahwa terkait rumor yang mengatakan saya dan Mas Agus adalah kandidat yang sudah dikondisikan oleh pasangan tertentu yang bertujuan untuk memecah suara pemilih. Hal ini merupakan isu yang sangat sesat, dan sepertinya memang sengaja di hembuskan oleh pihak-pihak yang takut kalah,"sindir Bang Iskandar.

Secara terpisah kepada media ini, Gamblang Muratno dan Muhamad Misnan tokoh masyarakat Lubuk Batu Jaya, mengatakan sangat mendukung penuh pencalonan Raja Iskandar Rab berpasangan dengan Agus Sugiono. "Kami sudah sangat mengenal kedua beliau ini, terlebih kepada Iskandar Rab. Sejak beliau menjabat Kepala Dinas Perhubungan, Asisten III dan Kepala Dinas Koperasi, sosok Iskandar Rab sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Inhu. Apalagi beliau memang dikenal mempunyai kepekaan sosial sangat tinggi, peduli dan suka menolong masyarakat kelas bawah yang membutuhkan pertolongannya.

Sebagai salah satu putra terbaik Inhu saat ini, menurut kami Raja Iskandar Rab adalah kandidat yang memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Bupati Inhu priode 2015- 2020, "kata Gamblang.

Hal Senada disampaikan oleh Sukatno aktivis PETA warga Kuala Cenako, dirinya berujar bahwa pasangan Raja Iskandar Rab dengan Agus Sugiono bisa menjadi kuda hitam dalam Pilkada Inhu yang akan berlangsung di bulan Desember mendatang. Terlebih, Agus Sugiono diprediksi bakal mendulang suara terbesar dari masyarakat eks Transmigrasi yang tersebar di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kuala Cenako, Batang Cinako, Seberida, Batang Gansal, Rengat Barat, ditambah lagi dukungan dari etnis Jawa yang tersebar di Kecamatan Pasir penyu, Lirik, Sungai Lala, dan kecamatan-kecamatan lainnya,' ujarnya

Kemudian sambung Katno, dukungan lainnya bakal di raup dari hubungan kekerabatan yang di jalin Iskandar Rab dengan para PNS, Pensiunan, pekerja Swasta, etnis Melayu, dan etnis Batak, maka dapat dipastikan persentase dukungan untuk pasangan Raja Iskandar Rab dengan Agus Sugiono bakal semakin besar dan diprediksi merupakan saingan terberat bagi Yopi Arianto maupun Tengku Muhktaruddin.

Tokoh masyarakat lainnya, Muzirman mengaku sangat senang Iskandar Rab masuk dalam bursa Balon Bupati Inhu. Dirinya berharap agar Iskandar Rab dan Agus Sugiono segera mendapat restu dari DPP PDI Perjuangan, DPP Gerindra, DPP Nasdem dan Partai pendukung lainnya,"harap tokoh masyarakat Sekar Mawar Kecamatan Pasir penyu ini, singkat.(BUDI DS)

Thursday, March 12, 2015

Sosialisasi Kota Layak Anak, SDN 007 Sekar Mawar Gandeng Wali Murid

Plat Merah | Inhu, Riau - Setelah sebelumnya dilakukan kegiatan sosialisasi "Kota Layak Anak" di SDN 03 Sekar Mawar, kini kegiatan serupa berlangsung di SDN 007 Sekar mawar. Dengan menggandeng Dinas Pendidikan melalui UPTD Pendidikan Air Molek, pihak Sekolah, Wali Murid, Departemen Agama melalui KUA Air Molek, Lurah, Koramil, dan Polsek Pasir Penyu.

Setiap masing-masing unit pemerintahan Kecamatan ini juga memberikan materi pembekalan sesuai tugas dan fungsinya kepada para guru dan Wali Murid dengan tujuan dapat saling bekerja sama untuk mencetak generasi muda yang berprestasi dan berahlak mulia. Demikan hal ini disampakan oleh Amril, S.Pd Kepala Sekolah SDN 007 Sekar Mawar dihadapan ratusan Wali Murid, Rabu (04/03/15)

Dikatakannya, "Dengan berbasis lingkungan hidup yang sehat untuk anak-anak didik kita, mari kita mendukung program yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Indragiri Hulu (Inhu) dan Camat Pasir penyu. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama yang baik antara Wali Murid dengan pihak sekolah, guna mendukung Air molek menjadi Kota Layak Anak. Program ini merupakan percontohan, karena ini baru yang pertama kali dilakukan di level Kecamatan se-Kabupaten Inhu,"kata Amril.

Sementara itu Camat Pasir Penyu, Syahruddin,S.sos, MT mengajak setiap Wali Murid untuk dapat berpadu serasi dengan pihak guru di sekolah, memantau setiap perkembangan anak terutama di luar jam sekolah. "Kalau memang kita sepakat dan berkomitmen, mari mulai dari sekarang setiap lepas magrib pandu anak-anak kita untuk belajar dirumah atau mengerjakan tugas sekolah. Tidak ada lagi anak-anak usia sekolah yang menonton acara TV dan berkeliaran di jalan kecuali melaksanakan sholat ber-jamaah atau belajar mengaji di surau dan masjid,"ajaknya.

Disebutkan Camat, "Kalau anak-anak kita gemar belajar, maka sudah pasti mereka mempunyai kesiapan mental yang cukup untuk menghadapi ujian, dan para orang tua tidak perlu khawatir lagi bila anaknya tidak naik kelas atau tidak lulus dalam menghadapi ujan akhir sekolah. Kalau kita semua sepakat mulai hari senin sampai sabtu selepas sholat magrib, jangan ada lagi anak usia sekolah yang menonton TV, dampingi anak-anak kita jika menonton acara TV, pilihlah acara yang bernilai edukasi,"sebutnya.

Masih ulas Camat, "Keprihatinan saya bermula karena seringnya saya melihat anak-anak usia sekolah banyak yang masih bermain game di warnet selepas magrib, dan saya sering berkeliling dengan menggunakan sepeda motor, ternyata sangat banyak anak-anak usia sekolah yang masih nongrong di jalan elak, di taman, di stadion, di pasar baru Sri Gading dengan bergerombol dan bahkan berpasang-pasangan. Jangan sampai nantinya anak-anak kita, para calon pemimpin bangsa ini terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan negatif,"ulasnya.

Sebelum kita menyesal nantinya, mari kita berikan perhatian serius kepada anak-anak kita, terutama dalam hal pendidikan dan ibadahnya,"imbau Syahruddin, yang juga terbilang sukses sewaktu menggagas MDA untuk para sekolah se-Kecamatan Pasir penyu tahun 2012 lalu. (Budi DS).

Tuesday, April 29, 2014

Jelang Sore, Lebih Dari 80 Kotak Surat Suara Dibuka KPU Kampar

Platmerahnews | BANGKINANG KOTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar telah melakukan penghitungan rekapitulasi ulang terhadap C1 Plano ditingkat TPS untuk mencocokkan selisih surat suara yang digunakan antara DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI di kecamatan Tapung dan Tapung Hulu sudah 80 kotak suara dibongkar KPU Kampar dari pagi hingga siang tadi.

Informasi yang didapatkan, bahwa KPU Kampar berdasarkan perintah dari KPU RI melaksanakan penghitungan model C1 Plano seperti yang telah direkomendasi oleh Bawaslu Riau. Berdasarkan rekomendasi itu, ada kurang lebih 872 kotak surat suara yang akan dibuka dan dibongkar oleh KPU Kampar.

Sejak Senin (28/04/2014) malam sampai Selasa (29/04/2014) siang tadi, hampir sudah tiga kali truk membawa kotak surat suara dari gudang logistik KPU Kampar, Jalan Sisingamangaraja, Bangkinang Kota.

Jadi kotak surat suara dari dua kecamatan yaitu berjumlah 872 kotak. Jumlah kotak tersebutlah yang akan dibongkar untuk dicocokkan kembali jumlah suara sah dan tidak sah serta jumlah suara sah dan tidak sah.

Berdasarkan rekomendasi Bawaslu Riau, di kecamatan Tapung akan dihitung kembali surat suara sah dan tidak dengan selisih surat suara yang dipergunakan sangat mencolok sekali sehingga kuat dugaan ada indikasi pengelembungan suara. (arif)

Monday, April 28, 2014

Rapat Pembahasan Penggusuran Pedagang Ayam Tertutup Bagi Wartawan.

Platmerahnews | BANGKINANG KOTA - Hanya Empat orang perwakilan para pedagang yang diperbolehkan untuk mengikuti rapat pembahasan pengusuran pedagang ayam yang berlangsung di kantor Pengelola Plaza Bangkinang, Lantai II, Blok A, Jalan Sudirman, Bangkinang Kota, Senin (28/04/2014) siang hingga sore masih sedang berlangsung.

Pantuan wartawan, siang hingga sore, Empat pedagang ayam diperbolehkan masuk mengikuti rapat dan lainnya menunggu di depan kantor sembari duduk menunggu hasil rapat tersebut.

Tidak hanya pedagang, termasuk wartawan tidak diperbolehkan masuk oleh Security karena rapat hanya boleh diikuti pedagang itupun perwakilan saja yang boleh masuk.

"Tidak boleh masuk, nanti saja kalau sudah selesai baru boleh," kata salah seorang petugas keamanan yang berdiri didepan pintu.

Rapat diikuti manajemen pengelola Plaza Bangkinang, Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kampar dan UPTD. Sampai saat ini rapat masih berlangsung dan pedagang lainnya tetap menunggu diluar pintu kantor tempat berlangsungnya rapat.

Sebelumnnya, puluhan pedagang ayam digusur tanpa alasan yang jelas, padahal mereka telah berjualan ditempat los yang telah disediakan selama Empat bulan lalu. Pengusuran dilakukan Senin (28/04/2014) pagi, karena telah dipasang segel ditempat biasa mereka tempati.(Arief)

Pihak Plaza Bangkinang Gusur Pedagang Ayam Tanpa Sebab

Foto: Pedagang Ayam
Platmerahnews | BANGKINANG KOTA - Puluhan  pedagang ayam tetap yang telah menempati selama Empat bulan berjalan di Los blok LCC dan LCD, diblok Blok C. Namun secara tiba-tiba digusur tanpa alasan yang jelas dari pihak Manajemen Pengelola Plaza Bangkinang, Senin (28/04/2014) pagi,  telah disegel ke kios.

Salah seorang pedagang ayam, Firdaus saat ditemui di Plaza Bangkinang, Senin siang, membenarkan bahwa sanya ada sekitar 23 pedagang ayam telah digusur tanpa alasan yang jelas oleh pihak manajemen Plaza Bangkinang.

"Kami digusur tanpa alasan yang jelas oleh pihak Plaza Bangkinang," ungkapnya dengan tegas.

Menurutnya, pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB, tempat mereka biasa berdagang ayam telah disegel sehingga tidak bisa melaksanakan aktivitas seperti biasanya.

"Akibat pengusuran dilakukan, kawan-kawan mengalami kerugian yang cukup besar mencapai jutaan rupiah. Coba dikalikan sebanyak 23 pedagang, sudah berapa kerugian tu," sebutnya.

Ia menjelaskan, pedagang ayam yang akan berdagang pagi tadi terpaksa tidak jadi karena segel telah terpasang di tempat mereka biasa berjualan ayam.

Berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa pengusuran yang dilakukan pihak Plaza Bangkinang dengan melibatkan aparat keamanan seperti polisi dan TNI.(Arief)

Personil Plat Merah

Personil Plat Merah

Text Widget

Mohon Maaf !

Sehubungan Website utama kami www.platmerah.co.id
dan www.beritaplatmerah.com sedang dalam perbaikan sehingga tampilannya belum sempurna,
maka untuk sementara berita-berita ditampung di blog ini.

Terima kasih